| Autopsi Jacko Diumumkan 17 Juli |
DIABADIKAN, Para penggemar Michael Jackson berkumpul dan berpose di Walk of Fame milik Jacko di Hollywood, California, Selasa (14/7). Mereka juga tengah menantikan pengumuman hasil autopsi
penyebab kematian sang legenda pop itu.
PARApenggemar Michael Jackson segera mengetahui penyebab kematian legenda pop tersebut.Otoritas yang berwenang,kabarnya akan mengumumkan hasil autopsi tersebut pada 17 Juli ini.
Kabar yang ditunggu-tunggu selama hampir tiga pekan setelah kematian King of Pop Michael Jackson,akan tiba.Pihak kepolisian Los Angeles Amerika Serikat akan mengumumkan hasil autopsi pelantun lagu Thriller itu,besok (17/7) waktu setempat. Sementara hasil lengkap pemeriksaan baru akan diumumkan pada enam pekan setelah tewasnya Michael pada 25 Juni 2009 silam. Hal itu dikarenakan dalam melakukan pemeriksaan kandungan racun di tubuh Michael Jackson, termasuk di saraf-saraf dan pembuluh darah
memang membutuhkan ketelitian dan memiliki kerumitan tersendiri. Dengan begitu,waktu yang dibutuhkan pun cukup lama. Bagian otak Michael pun masih menjalani pemeriksaan dari para ahli forensik. Juru bicara kepolisian Los Angeles mengatakan, hasil pemeriksaan kadar racun di tubuh Michael Jackson menurut
rencana baru akan diumumkan 20 Juli 2009. Dari pemeriksaan awal kondisi fisik Michael, tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan sehingga kematian Michael karena penganiayaan tidak terbukti. Seorang pejabat dari kantor koroner Los Angeles, yang merupakan salah satu lembaga pelaksana hukum yang menyelidiki kematian Michael,mengunjungi kantor dokter pribadi Michael, Dr Arnold Klein, ahli dermatologi penyanyi tersebut,untuk memperoleh catatan medis.
Namun, beberapa orang dekat Michael, termasuk ayahnya, Joe, dan kakak perempuannya,La Toya, yakin jika Michael dibunuh. La Toya mengklaim bila dirinya tahu siapa yang membunuh adiknya tersebut. Dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelidikinya.
’’Jika keadilan tak didapatkan dari pengadilan, saya sendiri yang akan mengumumkan nama mereka,’’ kata La Toya. La Toya juga yakin pembunuh- an itu dilakukan demi kekayaan Jacko yang melimpah. ’’Saya rasa semua ini berasal dari masalah uang,’’ imbuhnya. Sementara seorang penulis buku Unmasked: The final Years of Michael Jackson, Ian Halperin mengungkapkan,Michael pernah bercerita kepada putrinya, Paris, 11,bahwa dia akan dibunuh. Paris merupakan satu-satunya keluarga yang dipercaya Michael. ’’Aku akan meninggal tak lama lagi. Seseorang menginginkan aku mati,’’ kata Michael kepada putrinya seperti yang ditulis Harper dalam bukunya. Saat itu, Michael juga yakin bahwa dia tidak akan bertahan hidup hingga akhir Juni 2009.Dalam bukunya, Harper mengungkapkan, Michael memanggil putrinya ke kamarnya dan meminta maaf jika nantinya dia tidak bisa bertahan hidup hingga Father’s Day (21 Juni 2009).
’’Dia merasa sangat kesakitan, sayangnya tidak ada yang mau membantunya,’’ tulis Harper. Harper juga mengungkapkan, salah satu pembantu Michael bercerita kepadanya bahwa Michael dipaksa meminum banyak obatobatan. Sementara itu, adik Michael, Janet Jackson, menginginkan hak asuh ketiga anak Michael yakni Prince Michael I,12,Paris Katherine Jackson,11,dan Prince Michael II,7. Sebuah sumber yang dekat dengan keluarga Michael mengungkapkan, Michael menginginkan Janet mengasuh ketiga anaknya jika terjadi sesuatu pada diri Michael.
’’Saat dia (Michael) mengha dapi masalah kesehatan, dia be kata kepada Janet agar mengasuh anak-anaknya sebagaimana dia mengasuh mereka,’’ kata sumber tersebut seperti dilansir femalefirst. co.uk. Namun, seorang pengacara mantan istri Michael Jackson, Selasa lalu, dengan marah membantah laporan bahwa Debbie Rowe mantan istri Michael telah setuju menerima jutaan dolar AS guna menyerahkan hak asuh atas kedua anaknya dengan Raja Musik Pop tersebut. Dalam surat kepada New York Post, pengacara Eric George mengatakan, Rowe yang menikah dengan Michael Jackson pada 1996 sampai 1999 merupakan ibu dua anaknya yang paling tua (Prince Michael I dan Paris). New York Post melaporkan bahwa Rowe telah setuju menerima sebanyak USD 4 juta untuk menyerahkan hak asuhnya atas Prince Michael Jr, 12, dan Paris,11. Pengacara Rowe telah meminta surat kabar tersebut menyiarkan pencabutan berita itu. Surat dari pengacara Rowe menyatakan, tak ada kesepakatan yang telah dicapai antara Rowe dan keluarga Jackson mengenai hak asuh atau kunjungan. (anton chrisbiyanto)






The First PosTing…
I HoPe you happy about My Blog